![]() |
| Ini Harapan Zinedine Zidane pada Pepe .. |
Langkah Pepe untuk tidak memperpanjang kontraknya di Madrid serta pilih hengkang ke China, nyatanya disesalkan sang pelatih, Zinedine Zidane.
Manajer asal Prancis yang lama tidak mainkan bek berumur 33 th. itu, malah mengharapkan ia tetaplah dapat lihat Pepe merumput di Bernabeu. Zidane menginginkan Pepe teken kontrak baru, walaupun Zidane tahu benar masalah geser atau tak Pepe-lah yang memiliki hak memutuskannya, karna kontraknya memanglah selesai di pengujung musim ini.
Sekarang ini, Pepe baru bakal kembali bermain sesudah enam minggu tidak hadir akibat cedera. Pepe alami cedera dalam pertandingan di kandang Celta Vigo di arena Copa del Rey, bln. lantas. Waktu itu, begitu disayangkan juga, cederanya Pepe diiringi tersingkirkan Madrid dari arena Piala Raja itu.
“Tentu saja, saya menginginkan dia tetao disini, dia dapat tetaplah di club ini sepanjang yang dia ingin. Dia pemain yang begitu bermakna untuk skuad ini, kita saksikan saja apa yang berlangsung pada Juni kelak. Namun, yang pasti, saya menginginkan dia bertahan berbarengan kami, ” tgas Zidane dalam satu konferensi pers.
“Kondisi Pepe selama ini telah tambah baik, serta dia telah kembali pada club. Dia kerap cedera musim ini, namun saat ini dia telah sembuh serta bahagia. Pepe cuma memikirkan masalah apa yang dapat dia kerjakan untuk Real Madrid saat ini. Kita saksikan saja bagaimana Juni kelak, kami bakal hargai apa pun ketentuan dia kelak, ” imbuhnya.
Pemain bernama komplit Kepler Laveran Lima Ferreira itu gabung dengan El Real dari FC Porto pada th. 2007. Ia jadi pemain paling senior ke tiga di Real Madrid sekarang ini, terkecuali Sergio Ramos and Marcelo. Walau sekian, prestasinya sampai kini sering dibayangi pelanggaran disiplin yang juga kerap dikerjakannya.
Berbarengan Madrid, Pepe pernah lakoni suspensi terpanjang dalam histori sepakbola Spanyol. Yaitu, waktu ia disuspensi sepanjang 10 kompetisi, akibat menendang kepala pemain Getafe, Javier Casquero, pada th. 2009 lantas.
Ia sempat juga diusir dalam leg pertama semi final Liga Champions melawan Barcelona di th. 2011, dimana club asal Catalan itupun pada akhirnya menang 2-0.






